Seputar Publik / Berita

Didorong Kementan, Hilirisasi Gambir Nasional Dipacu PalmCo

Sinergi pemerintah, BUMN, dan akademisi dorong nilai tambah komoditas unggulan Sumatera Barat
Sinergi Kementan, Pemprov Sumbar, dan PalmCo dalam mendorong percepatan hilirisasi gambir nasional berbasis riset dan industri. Sinergi Kementan, Pemprov Sumbar, dan PalmCo dalam mendorong percepatan hilirisasi gambir nasional berbasis riset dan industri.

Terkait rencana pembangunan fasilitas pengolahan, ia menjelaskan bahwa pengelolaan akan dilakukan oleh PTPN IV PalmCo, dengan lokasi yang diproyeksikan berada di sentra produksi gambir nasional, yakni Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Pendekatan Berbasis Riset

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan kesiapan perusahaan dalam mendukung hilirisasi sebagai bagian dari strategi peningkatan nilai tambah komoditas perkebunan.

Menurutnya, gambir memiliki potensi luas sebagai bahan baku berbagai industri, mulai dari pangan hingga kosmetik dan kebutuhan industri lainnya.

“Gambir bisa menjadi bahan teh, kosmetik, hingga tinta industri. Potensinya sangat besar,” ungkapnya.

Meski demikian, perusahaan menekankan pentingnya pendekatan bisnis yang terukur. Saat ini, PTPN IV PalmCo tengah bekerja sama dengan Universitas Andalas dalam penyusunan studi kelayakan untuk memastikan arah investasi tepat sasaran.

“Kita tidak bisa membangun pabrik tanpa melihat pasar. Produk yang memiliki permintaan kuat harus menjadi prioritas,” tegas Jatmiko.

Fokus Hulu hingga Hilir

Seiring proses kajian, perusahaan juga memperkuat sektor hulu dengan mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas gambir petani rakyat. Pendekatan ini diharapkan mampu membuka akses pasar baru sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Sinergi antara Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), serta kalangan akademisi diharapkan dapat mentransformasi industri gambir nasional secara menyeluruh.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok gambir global berbasis nilai tambah tinggi.(Adv)*

Tulis Komentar

Komentar