Beranda
Seputar Publik / Berita

Diserbu Warga, Gubernur Pramono Anung Tinjau Bazar Ramadan Balai Kota Jakarta yang Sediakan 3.000 Paket Sembako Murah

Pemprov DKI bersama tiga BUMD pangan menghadirkan bazar kebutuhan pokok murah dan 49 tenant UMKM guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 di Balai Kota yang menyediakan 3.000 paket sembako murah serta puluhan tenant UMKM untuk membantu kebutuhan masyarakat selama Ramadan. Senin,(9/3/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 di Balai Kota yang menyediakan 3.000 paket sembako murah serta puluhan tenant UMKM untuk membantu kebutuhan masyarakat selama Ramadan. Senin,(9/3/2026).

Seputarpublik.com, JAKARTA — Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta meninjau langsung pelaksanaan Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 yang digelar di halaman Balai Kota Jakarta, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 10 Maret 2026 ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.

Bazar tersebut merupakan kolaborasi tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor pangan, yakni Perumda Pasar Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya, dan Perumda Dharma Jaya. Program ini dihadirkan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan.

Pramono mengatakan, bazar ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga memberikan ruang bagi para pedagang untuk meningkatkan penjualan.

“Melalui kolaborasi ini, Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 yang digelar di Balai Kota selama dua hari diharapkan dapat membantu para pedagang berjualan dengan baik sekaligus memberikan harga yang terjangkau bagi masyarakat,” ujar Pramono.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan program tebus murah sebanyak 3.000 paket sembako. Paket yang memiliki nilai Rp150.000 dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp100.000.

Selain itu, bazar juga menghadirkan 49 tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan pasar yang dikelola Pasar Jaya. Kehadiran pelaku UMKM ini menjadi sarana promosi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di Jakarta.

Seluruh transaksi dalam bazar tersebut telah menggunakan sistem pembayaran digital melalui QRIS yang didukung oleh Bank Jakarta.

Pramono mengungkapkan, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Bahkan, sejumlah pengunjung datang dari berbagai wilayah yang cukup jauh dari Balai Kota untuk memanfaatkan program sembako murah tersebut.

“Tadi saya sempat bertanya kepada pengunjung dari mana mereka datang, dan ternyata ada yang berasal dari wilayah yang cukup jauh. Artinya, mereka datang secara khusus untuk memanfaatkan bazar ini,” katanya.

Ke depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memperluas kegiatan serupa dengan menggelarnya di kantor-kantor wali kota hingga wilayah Kepulauan Seribu.

Selain bazar UMKM dan program sembako murah, kegiatan ini juga diisi dengan santunan bagi anak yatim piatu serta hiburan sebagai bagian dari semangat berbagi dan kebersamaan selama Ramadan.(*/hel)