Seputar Publik / Berita

Dishub DKI Gandeng Komunitas Ojol Siapkan Shelter Parkir, Penertiban Parkir Liar Tetap Berlanjut

Dishub DKI Jakarta membuka ruang kolaborasi dengan komunitas ojol, operator aplikasi, dan pengelola gedung untuk menghadirkan shelter parkir khusus sekaligus meningkatkan ketertiban lalu lintas di Ibu Kota.
Dishub DKI menggandeng komunitas ojol dan pengelola gedung untuk menyiapkan shelter parkir khusus. Penertiban parkir liar tetap berjalan dengan pendekatan dialog dan solusi bersama. Dishub DKI menggandeng komunitas ojol dan pengelola gedung untuk menyiapkan shelter parkir khusus. Penertiban parkir liar tetap berjalan dengan pendekatan dialog dan solusi bersama.

Ajakan berkolaborasi tersebut mendapat respons positif dari komunitas ojol. Perwakilan komunitas ojol, Ayah Beno, menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan Dishub DKI Jakarta dalam meningkatkan kesadaran pengemudi untuk mematuhi aturan lalu lintas.

"Kami menyambut baik ruang dialog yang dibuka Dishub. Ke depan, kami siap ikut mengedukasi rekan-rekan ojol agar semakin tertib berlalu lintas, tidak parkir sembarangan, tidak melawan arus, dan tetap mengutamakan keselamatan saat bekerja di jalan," ujarnya.

Senada dengan itu, perwakilan pengemudi ojol, Irfan, berharap koordinasi antara Dishub, operator aplikasi, dan pengelola gedung dapat menghasilkan solusi konkret terkait kebutuhan ruang parkir bagi pengemudi.

"Kami berharap ada tindak lanjut bersama terkait penyediaan ruang parkir atau shelter bagi pengemudi ojol di gedung-gedung dan kawasan komersial. Dengan begitu, penertiban di lapangan juga dibarengi solusi yang memudahkan pengemudi tetap tertib tanpa mengganggu fungsi jalan," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Gograber Indonesia, Bang Maung, menegaskan komunitasnya mendukung penyelesaian persoalan melalui komunikasi dan musyawarah. Ia juga berkomitmen untuk terus mengingatkan para pengemudi agar mematuhi aturan demi menciptakan ketertiban dan keselamatan di jalan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, operator aplikasi, pengelola kawasan, dan komunitas pengemudi menjadi langkah penting untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menjawab kebutuhan para pengemudi ojol dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Melalui kolaborasi tersebut, Dishub DKI Jakarta berharap tercipta keseimbangan antara penegakan aturan, penyediaan fasilitas pendukung, serta peningkatan kesadaran berlalu lintas sehingga mobilitas masyarakat dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman.(*/hel)

Tulis Komentar

Komentar