• Membatasi berita yang tersedia online: Peraturan ini hanya menguntungkan sejumlah kecil penerbit berita dan membatasi kemampuan kami untuk menampilkan beragam informasi dari ribuan penerbit berita lainnya di seluruh nusantara, termasuk merugikan ratusan penerbit berita kecil di bawah naungan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Masyarakat Indonesia yang ingin tahu berbagai sudut pandang pun akan dirugikan, karena mereka akan menemukan informasi yang mungkin kurang netral dan kurang relevan di internet.
• Mengancam eksistensi media dan kreator berita, padahal mereka adalah sumber informasi utama bagi masyarakat Indonesia. Tujuan awal peraturan ini adalah membangun industri berita yang sehat, tetapi versinya yang terakhir diusulkan malah mungkin berdampak buruk bagi banyak penerbit dan kreator berita yang sedang bertransformasi dan berinovasi. Kekuasaan baru yang diberikan kepada sebuah lembaga non-pemerintah, yang dibentuk oleh dan terdiri dari perwakilan Dewan Pers, hanya akan menguntungkan sejumlah penerbit berita tradisional saja dengan membatasi konten yang dapat ditampilkan di platform kami.
Seputar Publik / Berita
Draf Peraturan Presiden Tentang Media: Organisasi Pers Siber Terbesar di Indonesia Sejalan dengan Google
Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus
Tulis Komentar
Berita Terkait
Baca Juga
Lainnya
Resmikan Kantor Baru Perumda Tirta Patriot Berencana Naikan Tarif
Peringati Hari Santri, Wawali Bobihoe Teguhkan Peran Santri Dengan Nilai Kebangsaan
DPRD Kota Bekasi Gelar Halal Bihalal Dihadiri Wali Kota Dan Wakil Wali Kota
Sambut Tahun Baru Islam 1447 HIjriyah, Pemkot Bekasi Gelar Khitanan Massal Gratis
Aksi Nyata Baksos Perayaan Gema Waisak Pindapata 2025, Dapat Apresiasi Awak Media
Pemkab Bekasi Dukung Percepatan Pengendalian Banjir di Ares Sungai Bekasi-Cikeas-Cileungsi
Konsep Jawa Bali Hiasi Pendopo Tempat Terima Tamu Open House di Kediaman Wali Kota Bekasi
Komentar