Seputarpublik.com || JAKARTA — Dukungan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dilakukan. Memasuki hari ke-15, TNI AU melalui Lanud Halim Perdanakusuma kembali mendukung pendistribusian bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Hingga Sabtu (29/8/2026), total bantuan yang telah didistribusikan melalui Lanud Halim Perdanakusuma mencapai 729.956 kilogram atau sekitar 729,956 ton.
Bantuan tersebut diberangkatkan menggunakan pesawat angkut TNI AU menuju wilayah terdampak untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan yang dikirim mencakup kebutuhan pokok dan berbagai perlengkapan penunjang kebutuhan masyarakat. Pendistribusian tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap proses penanganan dan pemulihan masyarakat pascabencana di NTT.
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., mengatakan misi kemanusiaan tidak hanya berkaitan dengan pengiriman bantuan, tetapi juga merupakan bentuk dukungan negara kepada masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit.
“Setiap bantuan yang kami berangkatkan bukan hanya membawa barang, tetapi juga membawa harapan. Kami ingin masyarakat NTT tahu bahwa mereka tidak sendiri. TNI AU akan terus berupaya mendukung penyaluran bantuan selama masih dibutuhkan,” ujar Ali Gusman.
Menurutnya, dukungan tersebut dilakukan melalui proses yang meliputi pemuatan bantuan, penerbangan hingga pendistribusian menuju wilayah yang membutuhkan.
Bagi personel Lanud Halim Perdanakusuma, setiap tahapan dalam pendistribusian bantuan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas kemanusiaan. Bantuan yang diberangkatkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan setelah bencana.
Memasuki hari ke-15, penerbangan pengangkut bantuan terus dilakukan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju wilayah terdampak di NTT.
Total bantuan yang mencapai 729.956 kilogram tersebut menjadi bagian dari dukungan berkelanjutan TNI AU dalam membantu penyaluran kebutuhan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.(Red.)*