Menurutnya, pemanfaatan matcha tidak lagi terbatas sebagai minuman, tetapi telah berkembang menjadi bahan baku berbagai produk pangan, kosmetik, serta produk yang berkaitan dengan tren gaya hidup sehat.
“Matcha tidak hanya digunakan sebagai minuman, tetapi juga telah berkembang sebagai bahan baku untuk berbagai produk pangan, kosmetik, hingga produk yang mendukung gaya hidup sehat. Perkembangan ini tentu memberikan peluang yang besar bagi Indonesia,” ujar Dr. Henry.
Indonesia Dinilai Memiliki Potensi
Henry menilai Indonesia memiliki potensi untuk mengambil bagian dalam perkembangan industri matcha global. Ketersediaan sumber daya alam, lahan yang potensial, serta pengalaman panjang dalam budidaya teh dinilai dapat menjadi modal dalam membangun industri matcha nasional.
Namun, peluang tersebut menurutnya perlu diikuti kesiapan dari sektor hulu hingga hilir.
Peningkatan kualitas bahan baku, penerapan teknologi pengolahan yang tepat, konsistensi standar mutu, serta penguatan strategi pemasaran menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar produk matcha Indonesia mampu memenuhi kebutuhan industri dan meningkatkan daya saing di pasar internasional.
Komentar