Bahas Potensi dan Tantangan Matcha
Webinar tersebut menghadirkan Dr. M. Iqbal Prawira-Atmaja, Peneliti Pengolahan Hasil dan Enjinering PPTK, serta Krawali Sita, M.Sc., Peneliti Sosio Ekonomi PPTK, sebagai narasumber.
Diskusi dipandu Hilmi Maulana, S.T., Peneliti Pengolahan Hasil dan Enjinering PPTK, yang bertindak sebagai moderator.
Dalam forum tersebut, pengembangan matcha dibahas tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga menyangkut potensi pasar, kebutuhan industri, teknologi pengolahan, serta berbagai tantangan yang perlu diantisipasi untuk membangun ekosistem matcha di Indonesia.
Penguatan Hulu hingga Hilir
Ke depan, pengembangan matcha dinilai perlu dilakukan secara terintegrasi. Upaya tersebut mencakup peningkatan produksi, penguatan inovasi, peningkatan mutu, pengembangan teknologi pengolahan, penguatan rantai pasok, hingga perluasan akses pasar.
Sinergi antara pemerintah, lembaga penelitian, pelaku industri, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membangun industri matcha Indonesia yang berkelanjutan dan memiliki daya saing global.
Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan pasar matcha, kebutuhan industri, potensi pengembangan, serta tantangan dalam membangun ekosistem matcha di Indonesia.
Webinar ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PT RPN dalam memperkuat peran riset dan inovasi untuk mendukung pengembangan komoditas teh bernilai tambah di Indonesia.(Adv)*
Komentar