Seputarpublik.com || JAKARTA – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pemeliharaan (UBH) menggelar kegiatan "Darurat Literasi: Dari Ruang Rakyat Tumbuhkan Literasi Terbaik untuk Generasi Indonesia" di Pojok Baca Lentera Ilmu RW 06, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta dengan tema "Jakarta Menuju 5 Abad".
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi PT PLN Indonesia Power UBH bersama Tim Penggerak PKK Kelurahan Kota Bambu Selatan dan Pojok Baca Lentera Ilmu RW 06. Selain memeriahkan HUT Jakarta, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan budaya literasi dan penyediaan ruang belajar yang inklusif bagi anak-anak.
Ratusan peserta dari berbagai RW di Kelurahan Kota Bambu Selatan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Anak-anak berusia 6 hingga 11 tahun berpartisipasi dalam berbagai lomba edukatif, seperti lomba mendongeng, lomba puisi, dan lomba mewarnai.

Suasana semakin semarak karena seluruh peserta mengenakan pakaian adat Betawi. Penampilan tersebut menjadi simbol kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat semangat pelestarian budaya di kalangan generasi muda.
Kegiatan ini dihadiri Camat Palmerah Febbriandri Suharto, Lurah Kota Bambu Selatan Fathien Tanjul Anwar, Ketua RW 06 Muhammad Taufik, tokoh masyarakat H. Muhammad Nuh, serta perwakilan Manajemen PT PLN Indonesia Power UBH, Moh. Asril Rifai. Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PT PLN Indonesia Power UBH juga turut berpartisipasi sebagai dewan juri pada setiap kategori lomba.
Dalam sambutannya, Camat Palmerah Febbriandri Suharto mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang menghadirkan ruang belajar bagi anak-anak di tengah masyarakat.
> "Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang unggul dan berdaya saing. Saya mengapresiasi PT PLN Indonesia Power UBH beserta seluruh pihak yang telah menghadirkan kegiatan edukatif seperti ini. Semoga semakin banyak ruang-ruang literasi yang tumbuh di tengah masyarakat dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi anak-anak Jakarta," ujarnya.
Senada dengan itu, Lurah Kota Bambu Selatan Fathien Tanjul Anwar mengatakan bahwa kegiatan literasi merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang cerdas, percaya diri, dan berkarakter.
> "Melalui lomba yang kreatif dan menyenangkan, anak-anak tidak hanya belajar membaca dan berkarya, tetapi juga belajar percaya diri, berani tampil, dan mencintai budaya daerahnya," katanya.
Ketua RW 06 Kota Bambu Selatan, Muhammad Taufik, berharap kegiatan tersebut dapat mengajak anak-anak kembali mencintai buku di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
> "Alhamdulillah kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari wilayah Kota Bambu Selatan. Harapan kami, anak-anak jangan terlalu sering bermain gadget atau telepon genggam. Mari utamakan belajar agar mereka memiliki bekal yang baik untuk meraih masa depan yang lebih cerah," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Manajemen PT PLN Indonesia Power UBH, Moh. Asril Rifai, menegaskan bahwa pendidikan dan literasi akan terus menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan.
> "Melalui kegiatan Darurat Literasi ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang dekat dengan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi yang gemar membaca, kreatif, dan berkarakter. Literasi adalah bekal penting bagi anak-anak untuk menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan akan terus menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan," jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang, mulai dari sepeda, perlengkapan alat tulis sekolah, piala, piagam penghargaan, hingga berbagai suvenir. Seluruh peserta juga memperoleh apresiasi atas keberanian dan partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.
Melalui program Darurat Literasi, PT PLN Indonesia Power UBH berharap budaya membaca semakin tumbuh di lingkungan masyarakat, ruang baca komunitas semakin aktif dimanfaatkan, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat dalam menciptakan generasi Indonesia yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.(*/hel)