> “Pencapaian lima bintang ASEAN NCAP ini menjadi validasi atas filosofi Travel+ yang kami usung. JETOUR memastikan setiap perjalanan bersama T2 didukung teknologi keselamatan yang memberi rasa aman, bukan hanya ketangguhan mesin,” ujar President Director PT JETOUR Sales Indonesia, Peter Zhang, dalam keterangan resminya, Kamis (22/1/2026).
Keunggulan JETOUR T2 semakin relevan dengan karakter lalu lintas Indonesia yang didominasi kendaraan roda dua. Pada kategori Keselamatan Pengendara Sepeda Motor, sistem Blind Spot Detection (BSD) JETOUR T2 bahkan meraih skor sempurna, berkat kemampuannya mendeteksi keberadaan sepeda motor di area blind spot dan mengurangi potensi kecelakaan.
Dari sisi keselamatan pasif, JETOUR T2 memiliki rigiditas torsional mencapai 31.000 Nm per derajat, yang berarti bodi kendaraan membutuhkan gaya setara dua ton untuk diputar satu derajat. Angka ini mencerminkan kekuatan struktur bodi dalam meredam serta mengendalikan deformasi saat terjadi benturan. Sekitar 80 persen struktur bodi SUV ini juga menggunakan high strength steel yang dirancang untuk menyebarkan energi benturan secara merata dari berbagai arah.
Komentar