Seputarpublik.com || KALIMANTAN – Puncak musim kemarau yang dipengaruhi fenomena cuaca ekstrem mulai menimbulkan dampak di sejumlah wilayah Pulau Kalimantan. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan mulai menyelimuti beberapa daerah, termasuk Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Timur, terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bertambahnya titik panas atau hotspot.
Merespons potensi meluasnya karhutla sebagaimana peringatan yang disampaikan pemerintah, sejumlah entitas usaha yang memiliki wilayah operasional di Kalimantan turut meningkatkan kesiapsiagaan. Salah satunya PTPN IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero), yang memiliki wilayah operasional tersebar di Pulau Kalimantan.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan perusahaan telah memantau perkembangan kondisi cuaca dan memperkuat langkah mitigasi sejak awal tahun. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan musim kemarau yang lebih kering serta meningkatnya risiko kebakaran.
Komentar