Seputar Publik / Nusantara

Kadis Naker Palas Jadi Pemateri Leadership Training KAMMI Al-Jadid

Kadis Naker Palas yang diwakili Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktifitas Tenaga Kerja, Muhammad Idrisman Mendefa M.A.P. menjadi Pemateri Leadership Training (Pelatihan Kepemimpinan) (sp1) Kadis Naker Palas yang diwakili Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktifitas Tenaga Kerja, Muhammad Idrisman Mendefa M.A.P. menjadi Pemateri Leadership Training (Pelatihan Kepemimpinan) (sp1)

Akhirnya, para pemuda yang positif pun bergerak untuk memberantas PKI. Begitulah seterusnya, pemuda turut serta dalam mengontrol, bahkan ada pula yang sudah terlibat menjalankan pemerintahan.

“Sampai pada tahun 1998, ada gerakan Reformasi oleh para pemuda termasuk mahasiswa. Hingga saat ini, pemuda masih berkontribusi, baik sebagai social of control, atau sebagai eksekutor. Nah, para penggerak, penggagas, inisiator gerakan itu adalah inspirator dan motivator pemuda untuk terus berperan aktif dalam perubahan.” Terangnya.

POIN KETIGA. Idris Mendefa menjelaskan tentang Peran Pemuda Islam dalam Kebangkitan Nasional dan Dunia.

Sampai kapan pun, pemuda Islam mesti berperan secara maksimal dalam mengusung kebangkitan Nasional. Pemuda bisa memulainya dari hal terkecil. Mulai dari diri sendiri. Mulai mengubah diri. Bangkit dari keterpurukan. Move on dari seluruh masalah yang mengganggu perasaan, fikiran, dan kehidupan.

“Pemuda harus mulai melakukan kebiasaan baru. Budaya malas saatnya ditinggalkan. Kultur manja dan santai di zona nyaman, mulai ditanggalkan. Berdiri, melangkah, bergerak, lakukan sesuatu dan banyak hal. Mulai mengubah diri menjadi pemuda yang positif, mulai jadi pemuda shalih. Agar bisa mengubah keadaan bangsa, melakukan perbaikan ummat, dan kebangkitan nasional.” Kata Idris.

POIN KEEMPAT, ialah Pemuda dengan Tiga Pilar, sebagai Pengusung Perubahan, Penerus Perbaikan, dan Pengganti yang Sakit.

Tulis Komentar

Komentar