Idris menyampaikan beberapa fakta sejarah. Mulai dari risalah kenabian, seperti siroh Nabi Yusuf as, kisah Nabi Musa as, tarikh Nabi Ibrahim as dan Ismail as, dan sejarah perjalanan Nabi Muhammad saw. Sampai pula kepada peristiwa heroik pemuda berusia 21 tahun yang membebaskan Konstantinopel, Muhammad Al-Fatih.
Idris membuka ingatan peserta kepada sejarah Negara Indonesia. Dimana, setidaknya peran pemuda dimulai sejak tahun 1900 an. Terinspirasi dari peran pemuda di berbagai belahan dunia, termasuk di Tiongkok dan Turki, tahun 1908 beberapa tokoh pemuda Indonesia mendirikan organisasi Budi Utomo.
Diikuti pula oleh pemuda di berbagai daerah nusantara. Beragam organisasi pemuda bermunculan. Tahun 1921, Muhammad Hatta membentuk Perhimpunan Indonesia (PI).
Tahun 1926 diadakanlah Kongres I Pemuda. Tanggal 27-28/10/1928 diselenggarakan Kongres II Pemuda di Jakarta. Lahirlah, Sumpah Pemuda.
Hasil dari perjuangan pemuda-pemuda itu, diproklamasikanlah Kemerdekaan Negara Indonesia pada tanggal 17/8/1945. Proklamatornya adalah Sukarno dan Hatta.
Setelah kemerdekaan muncul pula bermacam pemberontakan. Termsuk di dalamnya ada gerakan PKI. Puncaknya, tahun 1965 ada gerakan Pengkhianatan Pancasila oleh PKI yang mereka beri nama G/30/S/PKI. Para penggeraknya juga pemuda. Hanya saja, mereka adalah pemuda yang negatif. Mereka bergerak dengan cara negatif dan untuk kepentingan negatif.
Komentar