Kegiatan Ops Zebra Rinjani tidak hanya melakukan dari sisi penindakan, akan tetapi juga dari sisi edukasi yang akan disampaikan kepada masyarakat.
“Hal yang paling penting untuk di pahami bersama, bahwa Operasi Zebra Rinjani tahun 2023 bukanlah kegiatan seremonial, bukan kegiatan yang harus dilakukan pada tiap tahun, atau bukan pula kegiatan untuk menghabiskan anggaran serta bukan pula hal menakutkan bagi masyarakat, tetapi kegiatan ini untuk kenyamanan dan keselamatan kita bersama,”tegas Djoko.
Menurut Kapolda, harus diyakini dan memperhatikan bahwa Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran Lalulintas (Kamseltibcarlantas) itu harus menjadi tanggungjawab bersama karena merupakan bagian dari Keberadaban dalam kehidupan.
“Jika keberadaban itu menjadi tujuan kita bersama maka kita semua sepakat untuk menjadikan Ops Zebra Rinjani dari hari kehari lebih baik juga tentang adab kita di jalan raya,” ucapnya.
Operasi ini dijadikan suatu sarana untuk mengevaluasi fungsi tehnis kepolisian khususnya Direktorat Lalulintas Polda NTB, oleh karenanya Kapolda NTB meminta Kepada Direktur Lalulintas Polda NTB sebagai pembina fungsi untuk trus melakukan introspeksi serta koordinasi dengan seluruh stekholder terkait dengan bagaimana pelaksanaan Ops Zebra Rinjani dilaksanakan dengan baik.
Komentar