”Menurut saya, seharusnya Pak Haji Entang bertemu langsung dengan Bang Nendi, tidak perlu klarifikasi di video. Ini kan masalahnya dengan individu atau orang yang merasa dihina atau dilecehkan, saya rasa bisa selesai. Klarifikasi tersebut tidak jelas ditujukannya, apalagi dia mengaku wartawan juga dan senior, bahkan lebih berpengalaman,” tukasnya.
Dirinya mengaku telah banyak melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, khususnya jajajaran redaksi media online dutapublik.com, untuk terus mengawal kasus dugaan penghinaan tersebut.
“Bagaimana pun juga media online dutapublik.com adalah keluarga besar SMSI. Jika salah satu anggota keluarga besar kami dilecehkan dan dihina dengan kata Oteng-Oteng dan jelas faktanya, maka otomatis kami akan ikut bertanggung jawab mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegasnya.
H. Entang Diduga Hina Wartawan Dengan Kata “Oteng-Oteng”
Komentar