Founder & CEO CariKampusCariKerja–Kreatif.Pro, Dr. (Cand.) Yaser Arafat, S.M., M.M., dalam keynote bertajuk “Strategi Digital Marketing 360°: Transformasi PMB Kampus Swasta di Era Generasi Z”, membahas perubahan preferensi generasi Z dalam memilih perguruan tinggi.
Yaser memaparkan data Kemdiktisaintek dan LLDIKTI yang menurutnya menunjukkan adanya penurunan jumlah pendaftar pada salah satu kampus besar sebesar 20–25 persen pada 2026.
Ia menilai fenomena tersebut bukan berarti generasi Z menolak pendidikan tinggi, melainkan menunjukkan adanya perubahan preferensi dan ekspektasi calon mahasiswa.
“Gen Z tidak sedang menolak pendidikan tinggi. Mereka menolak janji yang tidak ditepati,” ujar Yaser.
Ia kemudian memperkenalkan konsep Digital Marketing 360°, yang mengintegrasikan optimasi mesin pencari, pemasaran konten dan video, iklan digital, kolaborasi influencer/KOL, digital PR, serta CRM melalui email dan WhatsApp.
Menurut Yaser, pendekatan tersebut bukan sekadar memperbanyak kehadiran kampus di berbagai platform digital, tetapi menghubungkan seluruh kanal dalam satu ekosistem komunikasi.
Dalam konteks itu, edu-marketplace diposisikan sebagai kanal yang mempertemukan perguruan tinggi dan siswa. Kampus dapat menjangkau calon mahasiswa, sedangkan siswa memperoleh informasi mengenai program studi dan jalur karier yang disesuaikan dengan minat serta potensi mereka.
CariKampusCariKerja sendiri memiliki tiga layanan utama, yakni Tes Minat Bakat, CariKampus, serta CariKerja. Tes Minat Bakat disebut menggunakan asesmen berbasis AI dengan kombinasi teori Holland RIASEC dan Multiple Intelligences Gardner, sementara CariKampus menyediakan etalase digital pencarian kampus dan CariKerja menyediakan informasi lowongan kerja serta magang.
Melalui layanan tersebut, pengembang menyatakan platform ini diarahkan untuk menjadi jembatan digital antara siswa, perguruan tinggi, dan dunia industri, dengan tagline “Dari Sekolah, Kampus Sampai Karir. Satu Platform.(Red )*
Komentar