Menurut Syahrul, dengan jumlah umat Islam yang mendekati dua miliar jiwa di berbagai belahan dunia, terdapat potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan positif bagi kemajuan peradaban global.
Ia menilai generasi muda memiliki tanggung jawab penting untuk mengoptimalkan potensi tersebut melalui inovasi, kerja sama, serta kontribusi nyata dalam berbagai bidang pembangunan.
“Kita tidak boleh pesimis. Sebagai pemuda, kita harus optimistis. Masa depan harus dibangun dengan kolaborasi, semangat persatuan, dan keyakinan bahwa kita mampu memberikan kontribusi terbaik bagi dunia,” tegasnya.
Dorong Nilai Perdamaian dan Kemanusiaan
Lebih lanjut, Syahrul mengingatkan bahwa nilai-nilai Islam mengajarkan pentingnya perdamaian, keadilan, serta penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Karena itu, pemuda Muslim diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif menyebarkan pesan perdamaian, toleransi, dan kerja sama di tengah berbagai tantangan global yang terjadi saat ini.
IMYF 2026 tidak hanya menjadi ruang diskusi dan pertukaran gagasan, tetapi juga menjadi platform strategis untuk membangun jaringan internasional antar pemuda Muslim. Dari forum tersebut diharapkan lahir berbagai ide, inovasi, dan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat global.
Gagasan Forum Akan Dibawa ke Sidang PUIC
Komentar