Sebagai mitra pemerintah yang telah hadir selama lebih dari lima dekade, TP PKK dinilai memiliki jaringan yang kuat hingga tingkat keluarga. Karena itu, Tri berharap ke depan dapat terjalin kerja sama yang lebih erat melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara TP PKK dan OJK untuk memperkuat program edukasi pengelolaan keuangan keluarga secara nasional.
“Kami sangat mengharapkan dukungan dari OJK agar memiliki silabus yang jelas dan terstruktur sehingga tujuan edukasi keuangan kepada masyarakat dapat tercapai secara optimal,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, jajaran Pengurus TP PKK Pusat, serta Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta Endang Nugrahani Pramono Anung.
Kegiatan Edukasi Keuangan Bagi Perempuan dalam rangka Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 ini diikuti sekitar 1.000 kader PKK secara luring dan 3.000 kader dari berbagai daerah di Indonesia secara daring. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat peran perempuan sebagai pengelola keuangan keluarga sekaligus agen edukasi literasi keuangan di tengah masyarakat.(Red)*
Sumber: Pusat Penerangan (Puspen) Kementerian Dalam Negeri RI.
Komentar