Seputar Publik / Berita

Temuan Menu Tak Layak Berulang, BGN Hentikan Sementara 47 SPPG Program Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan

Badan Gizi Nasional tegaskan zero tolerance terhadap pelanggaran standar mutu pangan, operasional dibuka kembali setelah lolos verifikasi ulang
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menghentikan sementara operasional 47 SPPG Program Makan Bergizi Gratis hingga hari ke-9 Ramadan 2026 akibat temuan berulang menu tak layak konsumsi. Penghentian dilakukan sebagai bagian dari pengendalian mutu dan evaluasi menyeluruh sebelum layanan kembali dibuka. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menghentikan sementara operasional 47 SPPG Program Makan Bergizi Gratis hingga hari ke-9 Ramadan 2026 akibat temuan berulang menu tak layak konsumsi. Penghentian dilakukan sebagai bagian dari pengendalian mutu dan evaluasi menyeluruh sebelum layanan kembali dibuka.

Seputarpublik.com, JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 47 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga hari ke-9 bulan Ramadan.

Langkah tegas ini diambil setelah ditemukan pelanggaran berulang pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar mutu dan kelayakan konsumsi.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa penghentian sementara merupakan bagian dari mekanisme pengendalian mutu yang tidak bisa ditawar.

> “Kami tidak mentolerir penyimpangan standar pangan dalam program ini. Setiap temuan langsung ditindak dengan penghentian operasional sementara untuk evaluasi menyeluruh,” ujar Nanik dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, keputusan suspend terhadap 47 SPPG tersebut diambil setelah verifikasi lapangan serta laporan berjenjang dari tim pengawasan wilayah. Evaluasi tidak hanya difokuskan pada produk makanan, tetapi juga mencakup manajemen dapur, rantai distribusi, hingga prosedur kontrol kualitas.

Tulis Komentar

Komentar