Pendampingan yang dilakukan mahasiswa diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperkuat identitas produk sekaligus meningkatkan daya tarik promosi kepada calon konsumen.
Ketua KKM Kelompok 38 UNIBA, Bagus Maulana Ramadhan, mengatakan kehadiran mahasiswa di Desa Mekar Baru tidak hanya bertujuan menjalankan program akademik, tetapi juga memberikan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat.
Menurutnya, pelaku UMKM perlu mendapatkan dukungan agar semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha, termasuk melalui penguatan identitas dan promosi produk.
Pendampingan branding dan pemasaran digital diharapkan dapat membantu UMKM tampil lebih profesional sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
Pemilik UMKM Apresiasi Pendampingan Mahasiswa
Pemilik Dapoer Inces menyambut positif kegiatan pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKM Kelompok 38 UNIBA.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan daya saing usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta mendorong peningkatan penjualan produk kuliner Dapoer Inces di masyarakat sekitar.
Melalui program tersebut, KKM Kelompok 38 UNIBA berharap UMKM di Desa Mekar Baru dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.
Pendampingan UMKM juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan KKM, tetapi dapat dilanjutkan secara mandiri oleh pelaku usaha melalui pemanfaatan branding dan pemasaran digital yang telah diperkenalkan.
Dengan penguatan kapasitas pelaku usaha dan pemanfaatan potensi lokal, pengembangan UMKM di tingkat desa diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Red)*
Komentar