Beranda
Seputar Publik / Berita

KKM Kelompok 38 UNIBA Dampingi UMKM Dapoer Inces, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Mahasiswa Universitas Bina Bangsa memberikan pendampingan branding, promosi visual, dan strategi pemasaran digital bagi UMKM kuliner Dapoer Inces di Desa Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.
KKM Kelompok 38 UNIBA mendampingi UMKM Dapoer Inces di Desa Mekar Baru sebagai upaya memperkuat branding dan memperluas pemasaran produk kuliner lokal. KKM Kelompok 38 UNIBA mendampingi UMKM Dapoer Inces di Desa Mekar Baru sebagai upaya memperkuat branding dan memperluas pemasaran produk kuliner lokal.

Seputarpublik.com || SERANG BANTEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 38 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan program pendampingan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada pengembangan potensi ekonomi lokal dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM di wilayah pedesaan.

Salah satu UMKM yang mendapatkan pendampingan adalah Dapoer Inces, usaha kuliner yang berlokasi di Kampung Jawilan, Desa Mekar Baru.

Dalam program tersebut, mahasiswa KKM Kelompok 38 memberikan sejumlah dukungan, antara lain pembuatan sarana promosi visual berupa banner usaha, pendampingan branding, serta pengenalan strategi pemasaran digital untuk membantu memperluas jangkauan pasar.

Dapoer Inces Tawarkan Beragam Produk Kuliner

Dapoer Inces melayani kebutuhan katering harian maupun berbagai acara khusus dengan mengusung tagline “Enak, Murah, dan Bersih.”

Sejumlah produk yang ditawarkan meliputi:

• Nasi kotak

• Nasi tumpeng

• Nasi kebuli/nasi kuning

• Kue basah dan snack box

• Rebusan tradisional

Pendampingan yang dilakukan mahasiswa diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperkuat identitas produk sekaligus meningkatkan daya tarik promosi kepada calon konsumen.

Ketua KKM Kelompok 38 UNIBA, Bagus Maulana Ramadhan, mengatakan kehadiran mahasiswa di Desa Mekar Baru tidak hanya bertujuan menjalankan program akademik, tetapi juga memberikan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat.

Menurutnya, pelaku UMKM perlu mendapatkan dukungan agar semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha, termasuk melalui penguatan identitas dan promosi produk.

Pendampingan branding dan pemasaran digital diharapkan dapat membantu UMKM tampil lebih profesional sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

Pemilik UMKM Apresiasi Pendampingan Mahasiswa

Pemilik Dapoer Inces menyambut positif kegiatan pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKM Kelompok 38 UNIBA.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan daya saing usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta mendorong peningkatan penjualan produk kuliner Dapoer Inces di masyarakat sekitar.

Melalui program tersebut, KKM Kelompok 38 UNIBA berharap UMKM di Desa Mekar Baru dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

Pendampingan UMKM juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan KKM, tetapi dapat dilanjutkan secara mandiri oleh pelaku usaha melalui pemanfaatan branding dan pemasaran digital yang telah diperkenalkan.

Dengan penguatan kapasitas pelaku usaha dan pemanfaatan potensi lokal, pengembangan UMKM di tingkat desa diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Red)*