Beranda
Seputar Publik / Megapolitan

Komedian Cak Lontong Resmi Diangkat Jadi Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol

Komedian Lies Hartono alias Cak Lontong Komedian Lies Hartono alias Cak Lontong

Seputar Publik Jakarta - Komedian yang juga mantan Ketua Timses Pramono-Rano, Lies Hartono atau dikenal dengan Cak Lontong dan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso diangkat jadi Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk yang baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang mengagendakan salah satunya peombakan anggota Dewan Komisaris, Jumat (25/4/2025).

RUPST menyetujui pergantian anggota Dewan Komisaris ini untuk memperkuat pengawasan dan strategi bisnis kedepan.

Inilah Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang diputuskan dalam RUPST yang berlaku efektif sejak ditutupnya RUPS ini adalah sebagai berikut :

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Irfan Setiaputra

Komisaris: Lies Hartono (Cak Lontong)

Komisaris: Sutiyoso

Direksi:

Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso

Direktur: Daniel Nainggolan

Direktur: Eddy Prastiyo

Selain menghasilkan perubahan Dewan Komisaris, RUPST juga menghasilkan sejumlah keputusan penting, termasuk pembagian dividen dan laporan kinerja tahun buku 2024, 

Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, menyampaikan bahwa dalam RUPST tersebut disetujui pembagian dividen sebesar Rp 24 per lembar saham, atau total Rp38,40 miliar, setara 21,60 persen dari laba bersih Perseroan.

“Sepanjang 2024, Ancol mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 1,266 triliun, dengan kontribusi utama dari sektor pariwisata sebesar 75,11 persen, disusul real estat serta perdagangan dan jasa,” ujar Daniel di Jakarta, Jumat (25/4/2025).

Daniel menjelaskan, meski dihadapkan pada tantangan ekonomi global, kenaikan harga bahan baku, dan perubahan preferensi pelanggan, Perseroan mampu mempertahankan pendapatan selevel tahun sebelumnya. 

Hal ini berkat strategi inovasi seperti digitalisasi layanan tiket, peningkatan fasilitas pengunjung, dan pengembangan wahana baru, sehingga berhasil mempertahankan pendapatan seperti tahun lalu.

Selain itu, ungkap Daniel, perseroan terus menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui program pemberdayaan masyarakat, penurunan stunting, serta konservasi lingkungan seperti restorasi kerang hijau dan transfarasi terumbu karang.

Berbagai penghargaan dibidang ekonomi, sosial dan lingkungan semakin mengukuhkan posisi PT Pembangunan Jaya Ancol TBK sebagai pengembang properti dan kawasan wisata terpadu yang berkelanjutan.

"Keberhasilan ini semakin memperkuat reputasi Ancol sebagai destinasi wisata unggulan yang tidak hanya mengutamakan kualitas layanan, tapi juga peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar," pungkasnya.

(*/hel)