Seputar Publik / Berita

Madas Nusantara Dukung Wiraraja Industrial Park Madura, Berbeda Sikap dengan BASSRA dan 45 Ulama-Habaib

Ketua Umum Madas Nusantara KRH. HM. Jusuf Rizal menilai investasi di Bangkalan perlu dilihat dari aspek manfaat ekonomi, lapangan kerja, kesiapan SDM, serta dampaknya bagi masyarakat Madura.
Ketua Umum Madas Nusantara KRH. HM. Jusuf Rizal menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Wiraraja Industrial Park Madura di Bangkalan dan mendorong agar investasi tersebut dikaji secara terbuka dengan mempertimbangkan manfaat bagi masyarakat, kesiapan SDM, serta aspek sosial dan lingkungan. Ketua Umum Madas Nusantara KRH. HM. Jusuf Rizal menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Wiraraja Industrial Park Madura di Bangkalan dan mendorong agar investasi tersebut dikaji secara terbuka dengan mempertimbangkan manfaat bagi masyarakat, kesiapan SDM, serta aspek sosial dan lingkungan.

Seputarpublik.com || JAKARTA — Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Wiraraja Industrial Park Madura di Kabupaten Bangkalan. Sikap tersebut berbeda dengan Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA) bersama 45 ulama dan habaib se-Madura yang disebut menyampaikan penolakan terhadap rencana investasi tersebut.

    Ketua Umum Ormas Madas Nusantara, KRH. HM. Jusuf Rizal, SH., mengatakan pihaknya mendukung pemerintah dalam menghadirkan investasi yang dinilai berpotensi membuka peluang ekonomi dan mendorong pembangunan di Madura.

    “Kami memberi dukungan kepada pemerintah yang membawa investor asing untuk membangun Pulau Madura yang merupakan daerah termiskin se-Jawa Timur. Hanya dengan masuknya investasi, Pulau Madura dan masyarakatnya dapat maju dan sejahtera,” tegas Jusuf Rizal kepada media di Jakarta.

    Menurut Jusuf Rizal, penolakan terhadap rencana pembangunan kawasan industri tersebut semestinya didasarkan pada kajian yang komprehensif dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, ketenagakerjaan, serta kepentingan masyarakat Madura.

    Tulis Komentar

    Komentar