Seputarpublik.com || JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) terus memperkuat transformasi bisnis dengan mengakselerasi pemasaran produk retail sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha pascarestrukturisasi BUMN Perkebunan. Meski komoditas karet masih menjadi penopang utama perusahaan, PTPN I kini semakin fokus mengembangkan komoditas sekunder dan tersier, seperti teh, kopi, tembakau, serta berbagai produk pangan siap konsumsi yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi refocusing perusahaan untuk memperkuat daya saing sekaligus memperluas pangsa pasar melalui pengembangan bisnis hilir yang berorientasi pada kebutuhan konsumen.
Saat ini, produk retail PTPN I telah dipasarkan melalui lebih dari 15 ribu titik penjualan di seluruh Indonesia. Jaringan tersebut meliputi supermarket, minimarket, toko grosir, warung, hingga berbagai platform marketplace. Selain itu, sejumlah hotel berbintang dalam jaringan perhotelan internasional, kafe, serta gerai gaya hidup juga telah menggunakan produk teh, kopi, dan gula produksi PTPN I.
Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras, mengatakan transformasi bisnis retail menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan perusahaan menuju agribisnis modern yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah.
Komentar