> “Dalam konteks ini, kita melihat acara kita ini sebetulnya untuk memperkuat variabel yang ketiga yaitu adanya civil service yang efektif dan efisien,” ujar Tito.
Bangun Sistem Pelayanan yang Berintegritas
Mendagri menilai membangun pelayanan publik yang berkualitas di Indonesia bukan pekerjaan mudah. Sebagai negara kepulauan dengan jumlah penduduk yang besar dan karakteristik daerah yang beragam, Indonesia membutuhkan sistem pelayanan yang mampu membangun budaya kerja aparatur yang profesional dan berintegritas.
Menurutnya, pembentukan sistem yang baik akan mendorong aparatur menyesuaikan diri dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan.
> “Menurut saya selain integritas, sistemnya harus dibuat. Kalau sistem dibuat maka orang akan berubah, sistemnya akan diikuti,” jelasnya.
Dorong Penguatan Mal Pelayanan Publik dan Digitalisasi
Dalam kesempatan tersebut, Tito juga menyoroti pentingnya keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai upaya menghadirkan berbagai layanan pemerintah dalam satu lokasi sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan.
Ia mendorong pemerintah daerah untuk terus memperluas pembangunan MPP serta mempercepat transformasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Komentar