Seputar Publik / Berita

PalmCo Perluas Praktik Perkebunan Berkelanjutan di 44.000 Hektare Sawit Riau

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Regional III optimalkan pupuk organik dan penyerbukan alami untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan
PTPN IV PalmCo Regional III memperluas praktik perkebunan berkelanjutan di 44.000 hektare kebun sawit di Riau melalui optimalisasi pupuk organik dan penguatan penyerbukan alami. PTPN IV PalmCo Regional III memperluas praktik perkebunan berkelanjutan di 44.000 hektare kebun sawit di Riau melalui optimalisasi pupuk organik dan penguatan penyerbukan alami.

Berdasarkan data internal perusahaan, aplikasi pupuk organik ditargetkan menjangkau 17.539 hektare pada 2026. Sementara itu, penguatan populasi dan agresivitas serangga penyerbuk alami Elaeidobius kamerunicus direncanakan mencakup 26.553 hektare.

Region Head PTPN IV PalmCo Regional III, Bambang Budi Santoso, menjelaskan bahwa optimalisasi produk samping seperti tandan kosong (tankos), solid, dan abu janjang diarahkan untuk memperbaiki struktur serta kesuburan tanah, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

“Seperti rencana perusahaan terkait optimalisasi bahan alami di seluruh perkebunannya di Indonesia, maka khusus di Regional III, total rencana aplikasi pupuk organik kami tahun ini mencapai 17.539 hektare,” ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya.

Strategi tersebut tidak hanya bertujuan menekan biaya input di tengah volatilitas harga pupuk, tetapi juga mendukung program pembangunan kualitas tanah (soil building) tahun 2026.

Distribusi bahan organik diperkuat melalui koordinasi antara kebun dan PKS, optimalisasi armada angkutan internal, serta skema swakelola guna mengatasi hambatan distribusi yang selama ini menjadi tantangan operasional.

Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan induk usaha yang mendorong efisiensi berbasis ekonomi sirkular, dengan memanfaatkan limbah padat dan cair sebagai sumber daya produktif.

Perkuat Penyerbukan Alami untuk Stabilitas Produksi

Tulis Komentar

Komentar