“Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sangat tinggi, sementara unit-unit yang ada belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, pembentukan Dittipid PPA-PPO menjadi langkah yang sangat penting dan mendapat dukungan luas dari berbagai pihak,” ungkapnya.
Poengky juga memuji kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang berkomitmen menghadirkan perubahan positif di Polri.
“Di bawah kepemimpinan beliau, kesetaraan gender semakin didorong, termasuk dengan pembentukan direktorat ini,” ucap Poengky.
Kami juga bangga bahwa direktorat ini dipimpin oleh Brigjen Desy Andriany, seorang perwira tinggi Polwan, yang menunjukkan komitmen Polri terhadap pemberdayaan perempuan,” tambahnya.
Ia berharap langkah ini dapat menjadi titik awal untuk meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak di seluruh wilayah Indonesia.
“Dengan terbentuknya direktorat ini, Polri diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih baik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” pungkasnya.
(*/AZ)
Komentar