Ia menambahkan, sejumlah langkah strategis pemerintah, seperti penguatan hilirisasi industri, penyederhanaan perizinan, pengembangan industri nasional, serta reformasi struktural merupakan kebijakan yang perlu terus diperkuat untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.
Selain itu, Aviliani menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, dan dunia usaha dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Ia menilai kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan akan memastikan berbagai program pembangunan tidak hanya berjalan sesuai perencanaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan implementasi kebijakan yang konsisten dan berpihak pada pertumbuhan ekonomi, Aviliani optimistis Indonesia mampu menjaga momentum pemulihan ekonomi, meningkatkan kepercayaan investor, serta memperkuat fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan.(Red)*
Komentar