Beranda
Seputar Publik / Megapolitan

Permata MHT Korwil Jakbar Selenggarakan Lomba Seni Budaya Tingkat Kecamatan Kalideres 2023 

HM Nuh (Ketua Harian Permata MHT)  secara resmi membuka lomba pukul beduk. HM Nuh (Ketua Harian Permata MHT) secara resmi membuka lomba pukul beduk.

Seputarpublik, Jakarta – Organisasi Kemasyarakatan Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (Permata MHT) Korwil Jakarta Barat, menggelar Lomba Seni Budaya Tingkat Kecamatan Kalideres 2023, yang dimulai pada tanggal 13-14 April 2023.

Kegiatan ini berlangsung di Jl Jimbaran, Utan Jati atau di depan Rumah Betawi H. Naman, Camat Kalideres Jakarta Barat.

Perlombaan memukul beduk diiringi dengan takbir menjadi lomba seni yang dipertandingkan, dengan pesertanya sebanyak enam regu dari berbagai Kelurahan di Kalideres, selain itu terdapat juga bazar murah berupa makanan dan kebutuhan pokok jelang lebaran sebanyak 30 stand. Kemudian ada pemberian santunan kepada para anak yatim di sekitar wilayah tersebut yang berjumlah 35 orang.

H.Naman Setiawan (Tengah) Ketua Korwil JakBar Permata MHT, sekaligus Camat Kalideres, didampingi HM Nuh, (Kanan) Ketua harian Permata MHT

Ketua harian DPP Permata MHT, HM Nuh, membuka secara resmi acara tersebut.

Dalam sambutannya HM Nuh menyampaikan beberapa pesannya, salah satunya memberikan penjelasan terkait Permata MHT yang resmi didirikan pada 22 Juni 1976.

“Sedikit penjelasan tentang Permata, kenapa dinamakan Permata, karena Jakarta ini dulu penduduknya belum seperti sekarang, jadi orang Betawi atau siapapun yang tinggal di Jakarta kita ajak bersatu, nah itulah yang dinamakan Permata,” jelas HM Nuh, dalam sambutannya, Kamis (13/4/2023).

Dan sekarang ini banyak ormas-ormas Betawi bermunculan, namun Permata MHT tetap tegak berdiri.

“Justru Alhamdulillah hari ini ada acara lomba pukul bedug, ibarat bedug dipukul pake pukulan dan sering, bagaimanapun kan suaranya tetap bersatu, itulah tujuan Permata,” ucap HM Nuh, dengan logat Betawi khasnya.

Dirinya menambahkan, apapun persoalannya Jakarta harus kita jaga, jangan sampai dibikin sembarangan oleh orang-orang yang ngaco

“Jakarta kalau bukan kita siapa lagi yang jaga, itulah harapan saya semua harus bekerjasama, saling membantu,” tutup HM Nuh.

Pemberian santunan kepada anak yatim

Sementara itu, H. Naman Ketua Korwil Permata MHT Jakarta Barat, yang juga menjabat Camat Kalideres mengatakan, bahwa kegiatan ini dimaksudkan dalam rangka berbagi kepada masyarakat khususnya para yatim piatu, untuk sedikit memberikan kebahagiaan menjelang waktu berbuka puasa dan menjelang hari raya idul fitri 1444 H.

“Disamping itu supaya kita lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat bagi yang ingin belanja karena dengan menggunakan sistim drivethru mempertahankan budaya islami bahwa beduk pada awalnya merupakan pemberitahuan atau tanda masuk waktu sholat sekaligus syiar menyebarkan kalimat tauhid.
Meningkatkan kepedulian dan kerja sama pada kegiatan kegiatan sosial dan keagamaan, menumbuhkan kepedulian dan kepekaan pada sesama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan,” jelas H. Naman.

. Naman Ketua Korwil Permata MHT Jakarta Barat saat memberikan sambutan

Intinya kita saling memberi dan berbagi, juga memanfaatkan bulan Ramadhan untuk berlomba berbuat kebaikan dan beramal soleh.

Ditempat yang sama, Sekretaris Permata MHT Korwil Jakarta Barat, Ferry M.Pd, mengatakan, Alhamdulillah acara ini berkat kolaborasi dengan unsur Pemerintahan, Kecamatan dan Kelurahan Kalideres.

“Kegiatan di bulan Ramadhan ini adalah kegiatan yang bersifat sangat baik untuk meningkatkan potensi masyarakat dan anak muda di wilayah Kalideres, Kolaborasi dengan Pemerintah setempat dan dukungan seluruh komponen terkait mulai dari Polisi, TNI, FKDM, LMK Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang menyambut baik kegiatan ini. Saya berharap di seluruh wilayah Jakarta Barat kedepannya dapat melakukan kolaborasi dengan Permata MHT ini,” pungkas Ferry.

Permata MHT adalah Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin, organisasi kemasyarakatan di Jakarta yang berdiri pada 1976. Permata MHT hadir sebagai agen perubahan (agent of change) yang memandu masyarakat Jakarta, khususnya masyarakat Betawi, mendapat kehidupan yang lebih baik. Program-programnya fokus pada bidang kesejahteraan sosial dan pendidikan. (Hel)