Adegan pertama dimana tersangka datang ke Kamar Kos Korban kemudian sempat berkomunikasi yang salah satu materinya tersangka mengingatkan korban agar jangan lagi menjalin kedekatan dengan orang itu ( lelaki teman dekat korban) karena menurut tersangka lelaki tersebut bukan orang baik-baik
Peringatan itulah yang awalnya membuat tersangka kesal dan situasi ini diperagakan hingga pada adegan ke 14. Kemudian atas jawaban korban yang mengatakan “jangan urus saya” membuat tersangka semakin memuncak kemarahannya hingga pada, akhirnya mengambil pisau (adegan 15) yang dilihatnya ada di jendela di belakang tersangka lalu kemudian menusuk perut bagian kiri korban pada adegan 16.
Adegan selanjutnya korban menahan rasa sakit sambil memegang pisau yang ujungnya masih menancap di perutnya. Tersangka pun kemudian panik hingga akhirnya memutuskan untuk segera meninggalkan Kamar kos Korban.
Saat tersangka meninggalkan kamar korban dan baru keluar beberapa langkah dari pintu tersebut tersangka bertemu penjaga kos yang berkata “pergi sudah” dan korban saat itu langsung menuju sepeda motor miliknya lalu pergi. Ini terjadi pada adegan ke 22 yang dilakukan tersangka.
Kemudian adegan ke 23 dan 24 dimana korban hendak berusaha keluar kamar, sambil berteriak “Tolong”, namun belum sempat keluar pintu korban terjatuh dan penjaga kos beserta dua penghuni kos lainnya berusaha membantu untuk selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit.
Komentar