Pengungkapan kedua, yakni, situs RGOCasino polisi berhasil membekuk lima tersangka, yakni HNB, IS, SR, RSS, dan HJ alias RZ alias Zeus serta menyita uang tunai sebesar Rp 1,6 miliar, kendaraan mewah, dan peralatan operasional.
“Nah, tersangka HJ alias Zeus ini diduga sebagai manajer operasional situs dan pengendali 17 website judi lainnya. Sedangkan empat lainnya merupakan admin customer service pada website RGOCasino,” papar Himawan.
Jadi tersangka HJ ini bolak-balik antara Jakarta dan Kamboja untuk melatih dan merekrut pelaku lain yang akan dipekerjakan sebagai admin situs judi online,” lanjut Himawan.
Pada pengungkapan ketiga, situs Agen 138 polisi menciduk empat tersangka berinisial JO, JG, AHL, dan KW, serta satu buron berinisial KK yang diduga sebagai otak dari jaringan tersebut.
Situs yang dikendalikan jaringan ini merupakan satu dari tiga situs judol yang mengalirkan dana untuk pembangunan Hotel Aruss Semarang yang kini telah disita sebagai tindak pidana pencucian uang (TPPU).
“Kami akan terus mendalami aliran dana jaringan ini untuk mengungkap siapa saja yang terlibat, termasuk kaitannya dengan aset-aset seperti Hotel Aruss yang disita sebelumnya,” kata Himawan.
Dalam jumpa pers polisi memamerkan total penyitaan barang bukti hasil pengungkapan tiga situs judol sindikat internasional tersebut berupa uang tunai yang jumlahnya mencapai Rp 61 miliar yang terdiri dari pecahan Rp 100 ribu yang ditumpuk memanjang bak ‘kasur.
(*/AZ)
Komentar