Seputarpublik.com, JAKARTA — Isamu Sakamoto, ahli konservasi dan peneliti kertas asal Jepang, menyerahkan bibit pohon sae (paper mulberry) kepada Pondok Budaya Betawi Rorotan dalam kunjungan budaya yang berlangsung Rabu (18/2/2025).
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat gerakan literasi berbasis kearifan lokal dan konservasi sumber daya alam Indonesia, khususnya pengembangan kembali kertas tradisional daluang.
Prof. Sakamoto, yang telah lebih dari 30 tahun meneliti kertas tradisional Nusantara, hadir didampingi Lilis Setyawati dari Museum Kebaharian Jakarta dan rombongan. Kedatangannya disambut langsung oleh pendiri Pondok Budaya Betawi Rorotan, KH Ahmad Mukhlis Fadlil.
Menurut KH Ahmad Mukhlis Fadlil, kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi budaya, tetapi menjadi awal kolaborasi jangka panjang dalam penguatan literasi berbasis tradisi.
> “Kehadiran beliau bukan hanya sebagai tamu, melainkan mitra yang akan memperkuat pondasi budaya dan literasi Pondok melalui warisan daluang,” ujarnya.
Dukungan Tokoh dan Komunitas Betawi
Komentar