Akreditasi tersebut mencakup dua program pelatihan utama, yaitu Program Pelatihan Tanaman Kopi dan Program Pelatihan Tanaman Kakao, dengan masa berlaku selama lima tahun.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran PT RPN, tidak hanya sebagai lembaga riset, tetapi juga sebagai penyedia layanan pengembangan sumber daya manusia di sektor perkebunan.
Dengan status akreditasi tersebut, PT RPN memiliki landasan yang semakin kuat untuk menyelenggarakan pelatihan yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan industri, serta mendukung peningkatan kompetensi pelaku usaha perkebunan.
Perluas Layanan Pelatihan untuk Berbagai Pemangku Kepentingan
Melalui capaian ini, PT Riset Perkebunan Nusantara optimistis dapat memperluas jangkauan layanan pelatihan kepada berbagai pemangku kepentingan, mulai dari petani, penyuluh pertanian, pelaku usaha, akademisi, hingga institusi pemerintah maupun swasta.
Program pelatihan yang diselenggarakan diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing dalam mendukung kemajuan industri kopi dan kakao Indonesia.
Akreditasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PT Riset Perkebunan Nusantara dalam mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor perkebunan melalui pelatihan yang terstandar, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan pembangunan pertanian nasional.(Red)*
Komentar