Seputarpublik.com || BANDAR LAMPUNG – Tim Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah operasional PTPN I Regional 7 sebagai bagian dari upaya memperkuat strategi operasional, mendukung kelancaran program investasi tanaman, serta mendorong pencapaian target produksi perusahaan.
Kunjungan yang berlangsung pada 24 Juni 2026 tersebut dilakukan oleh Tim Operational Strategic Advisory yang terdiri atas Ahmad Haslan dan Amal Bakti Pulungan dengan meninjau empat unit operasional, yakni Kebun Way Lima, Kebun Way Berulu beserta pabriknya, Kebun Bergen, dan Kebun Kedaton.
Ahmad Haslan menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari agenda evaluasi sekaligus penguatan strategi operasional guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kinerja perusahaan secara menyeluruh.
"Sinergi antara Strategic Holding dengan Regional merupakan kunci untuk memastikan best practice di lapangan dapat diterapkan secara konsisten," ujarnya.
Pada hari pertama, tim melakukan peninjauan terhadap kondisi areal tanaman dan implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya di Kebun Way Lima. Selanjutnya, tim meninjau areal tanaman dan praktik budidaya di Kebun Way Berulu.
Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Pabrik Way Berulu untuk mengevaluasi alur pengolahan, mulai dari penerimaan bahan baku hingga proses produksi. Evaluasi mencakup efektivitas operasional, keandalan fasilitas produksi, serta konsistensi dalam menjaga mutu produk.
Agenda hari pertama ditutup dengan diskusi bersama manajemen kebun dan pabrik guna membahas berbagai langkah strategis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja operasional perusahaan.
Sementara itu, Region Head PTPN I Regional 7, Iyan Heryanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Operational Strategic Advisory PTPN III. Menurutnya, berbagai masukan dan hasil observasi yang diperoleh menjadi dasar penting dalam penyempurnaan strategi pengelolaan operasional di tingkat regional.
"Kami berharap rekomendasi dari tim dapat mempercepat terwujudnya pengelolaan kebun dan pabrik yang semakin efisien, produktif, dan berdaya saing, guna mendukung transformasi PTPN Group," kata Iyan.
Melalui penerapan best practices, penguatan tata kelola operasional, serta kolaborasi yang semakin erat antarentitas, Holding Perkebunan Nusantara terus mendorong transformasi sektor perkebunan nasional menuju perusahaan agribisnis yang lebih produktif, efisien, adaptif, dan berdaya saing global.(Adv)*