Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Gandeng Petani Sawit Rakyat, Bidik Pasokan 85% pada 2030

Perkuat kemitraan dan percepat Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), PTPN IV PalmCo dorong produktivitas kebun, kepastian pasar TBS, serta daya saing industri sawit nasional.
PTPN IV PalmCo memperkuat kemitraan dengan petani sawit rakyat melalui peningkatan produktivitas, percepatan peremajaan kebun, dan kepastian penyerapan TBS untuk menopang daya saing industri kelapa sawit nasional. PTPN IV PalmCo memperkuat kemitraan dengan petani sawit rakyat melalui peningkatan produktivitas, percepatan peremajaan kebun, dan kepastian penyerapan TBS untuk menopang daya saing industri kelapa sawit nasional.

Jaga daya saing harga dan kepastian penyerapan TBS

Di tengah fluktuasi harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar global, Sori menegaskan bahwa keberlanjutan kemitraan juga bergantung pada kemampuan perusahaan membangun hubungan usaha yang memberikan kepastian ekonomi bagi petani.

Karena itu, selain mendorong peningkatan produktivitas, PTPN IV Regional III berupaya menjaga daya saing harga pembelian TBS agar petani mitra tetap memiliki ruang keuntungan yang memadai.

“Kami berupaya menjaga harga beli di tingkat petani tetap stabil dan bersaing. Kepercayaan pasar ini terlihat dari volume antrean pasokan yang masuk ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) kami secara harian,” kata Sori.

Menurut dia, kepastian penyerapan hasil panen menjadi salah satu faktor penting bagi petani untuk menjaga keberlangsungan usaha, terutama ketika harga komoditas mengalami tekanan.

Melalui kemitraan yang terstruktur, petani diharapkan tidak hanya memperoleh akses pasar, tetapi juga pendampingan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas hasil panen. Bagi perusahaan, pola tersebut sekaligus memperkuat ketahanan pasokan bahan baku dalam jangka panjang.

Tulis Komentar

Komentar