Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Gandeng Petani Sawit Rakyat, Bidik Pasokan 85% pada 2030

Perkuat kemitraan dan percepat Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), PTPN IV PalmCo dorong produktivitas kebun, kepastian pasar TBS, serta daya saing industri sawit nasional.
PTPN IV PalmCo memperkuat kemitraan dengan petani sawit rakyat melalui peningkatan produktivitas, percepatan peremajaan kebun, dan kepastian penyerapan TBS untuk menopang daya saing industri kelapa sawit nasional. PTPN IV PalmCo memperkuat kemitraan dengan petani sawit rakyat melalui peningkatan produktivitas, percepatan peremajaan kebun, dan kepastian penyerapan TBS untuk menopang daya saing industri kelapa sawit nasional.

“Di peta sawit nasional, luasan PTPN berada di kisaran 5 persen. Kita tidak akan bisa bersaing dengan 53 persen pihak swasta jika berdiri sendiri. Kekuatan baru akan tercipta jika kita menggandeng dan mengintegrasikan 42 persen kekuatan petani sawit rakyat,” kata Arya.

Ia menjelaskan, daya saing perusahaan perkebunan negara tidak cukup hanya bertumpu pada perluasan maupun peningkatan produktivitas kebun inti. Integrasi petani rakyat ke dalam sistem produksi yang terstruktur dinilai dapat memperkuat pasokan bahan baku, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan nilai ekonomi yang dapat dinikmati bersama.

Strategi tersebut sejalan dengan arah kebijakan Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, yang menempatkan penguatan kemitraan dan percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebagai bagian dari pengembangan bisnis perusahaan.

Melalui pendampingan perkebunan rakyat, peningkatan produktivitas, serta kepastian penyerapan tandan buah segar (TBS), PalmCo berupaya membangun hubungan usaha yang saling menguntungkan sekaligus memperkuat fondasi pasokan untuk mendukung pengembangan industri hilir kelapa sawit.

Tulis Komentar

Komentar