Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Serap 2,09 Juta Ton TBS Petani hingga Juli 2026, Kemitraan Sawit Rakyat Terus Diperkuat

Penyerapan TBS petani mitra meningkat lebih dari 13 persen secara tahunan. PalmCo juga memperkuat pendampingan budidaya, penyaluran bibit unggul, dan peremajaan sawit rakyat untuk mendorong produktivitas serta kesejahteraan petani.
PTPN IV PalmCo terus memperkuat kemitraan dengan petani kelapa sawit melalui penyerapan TBS, pendampingan budidaya, penyaluran bibit unggul, dan program peremajaan sawit rakyat. Hingga Juli 2026, penyerapan TBS petani mitra tercatat mencapai lebih dari 2,09 juta ton. PTPN IV PalmCo terus memperkuat kemitraan dengan petani kelapa sawit melalui penyerapan TBS, pendampingan budidaya, penyaluran bibit unggul, dan program peremajaan sawit rakyat. Hingga Juli 2026, penyerapan TBS petani mitra tercatat mencapai lebih dari 2,09 juta ton.

Peremajaan Jadi Tantangan

Di tengah upaya meningkatkan produktivitas kebun yang telah menghasilkan, persoalan tanaman tua menjadi tantangan lain bagi perkebunan sawit rakyat. Tanaman yang telah melewati usia produktif perlu diremajakan agar produksi dapat kembali optimal.

PTPN IV PalmCo turut terlibat dalam Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Hingga pertengahan 2026, perusahaan telah merekomendasikan dan memproses peremajaan lahan secara internal seluas lebih dari 10.114 hektare.

Data Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menunjukkan, kontribusi pendampingan peremajaan yang dilakukan PTPN atau PalmCo mencapai 6.672 hektare. Angka tersebut menempatkan PTPN atau PalmCo pada posisi teratas dibandingkan perusahaan lain yang tercatat dalam program tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Dwi Nuswantara, mengatakan berdasarkan catatan BPDP, luasan pendampingan PTPN atau PalmCo merupakan yang terbesar dibandingkan perusahaan lainnya.

Posisi berikutnya ditempati Sinar Mas dengan 4.426 hektare dan Asian Agri dengan 3.204 hektare.

“Peringkat pertama adalah PTPN atau PalmCo seluas 6.672 hektare,” kata Dwi.

Tulis Komentar

Komentar