Seputar Publik / Berita

PWMOI Luncurkan Program Satu Desa Satu Wartawan, Dorong Pengawasan Pembangunan Desa

Program One Village, One Journalist ditujukan untuk memperkuat akses informasi dan pengawasan pembangunan, khususnya di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
PWMOI meluncurkan Program Satu Desa, Satu Wartawan (One Village, One Journalist) untuk mendorong penguatan akses informasi dan pengawasan pembangunan desa, khususnya di wilayah 3T. PWMOI meluncurkan Program Satu Desa, Satu Wartawan (One Village, One Journalist) untuk mendorong penguatan akses informasi dan pengawasan pembangunan desa, khususnya di wilayah 3T.

Seputarpublik.com || JAKARTA — Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) meluncurkan Program Satu Desa, Satu Wartawan (One Village, One Journalist). Program tersebut ditujukan untuk turut mendukung pengawasan pembangunan di desa, khususnya di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Ketua Umum PWMOI, KRH. HM. Jusuf Rizal, SH, mengatakan program tersebut dilatarbelakangi pentingnya penguatan pengawasan dan akses informasi dalam proses pembangunan desa.

Menurut Jusuf Rizal, keterbatasan akses informasi di sejumlah wilayah, terutama kawasan 3T, dinilai menjadi salah satu tantangan dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas pembangunan.

“Berdasarkan pengalaman, lemahnya akses informasi di desa, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar), turut berkontribusi terhadap terjadinya KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme),” ujar Jusuf Rizal kepada media di Jakarta.

Ia menilai, persoalan pengawasan pembangunan desa perlu mendapat perhatian karena dapat berdampak terhadap pelaksanaan pembangunan, penyediaan fasilitas publik, hingga kesejahteraan masyarakat.

Tulis Komentar

Komentar