Seputar Publik / Berita

PWMOI Luncurkan Program Satu Desa Satu Wartawan, Dorong Pengawasan Pembangunan Desa

Program One Village, One Journalist ditujukan untuk memperkuat akses informasi dan pengawasan pembangunan, khususnya di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
PWMOI meluncurkan Program Satu Desa, Satu Wartawan (One Village, One Journalist) untuk mendorong penguatan akses informasi dan pengawasan pembangunan desa, khususnya di wilayah 3T. PWMOI meluncurkan Program Satu Desa, Satu Wartawan (One Village, One Journalist) untuk mendorong penguatan akses informasi dan pengawasan pembangunan desa, khususnya di wilayah 3T.

Menurutnya, pengawasan yang kuat diperlukan agar penggunaan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan secara transparan dan sesuai ketentuan.

Wartawan sebagai Penguat Akses Informasi

Jusuf Rizal menjelaskan, melalui Program Satu Desa, Satu Wartawan, setiap desa diharapkan memiliki wartawan atau reporter yang dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan pembangunan di wilayahnya.

Program tersebut, kata dia, diharapkan dapat menjadi salah satu upaya memperkuat akses informasi masyarakat sekaligus mendorong keterbukaan dalam proses pembangunan desa.

“Jadi setiap desa akan memiliki wartawan/reporter sebagai mata dan telinga mengawasi pembangunan di desa,” katanya.

Jusuf Rizal juga mengatakan perkembangan Revolusi Industri 4.0 dan transformasi digital perlu dimanfaatkan untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih atau Clean and Good Governance.

Ia menilai media dan jurnalis memiliki peran penting dalam menyediakan informasi yang faktual, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Tulis Komentar

Komentar