Seputarpublik.com, DENPASAR – Kepengurusan Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Provinsi Bali resmi terbentuk untuk masa bakti 2026–2031. Kepengurusan tersebut telah mengantongi Surat Keputusan (SK) AMKI Pusat Nomor: 007/SK AMKI-Prov/PP/II/2026 tertanggal 10 Februari 2026 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Tundra Meliala dan Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat.
Pembentukan AMKI Bali menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi di daerah dalam mendukung visi AMKI Pusat untuk membangun ekosistem media yang profesional, konvergen, dan berdaya saing di tengah transformasi digital industri pers.
Dalam susunan kepengurusan, Dwikora Putra terpilih secara aklamasi dalam rapat anggota pada 31 Januari 2026 sebagai Ketua AMKI Provinsi Bali periode 2026–2031. Ia akan memimpin jajaran pengurus bersama Sekretaris I Made Arnyana dan Bendahara K. Andiawan, serta didukung sejumlah bidang strategis, antara lain organisasi dan keanggotaan, penelitian dan pengembangan, pendidikan, kerja sama dan kemitraan, kesejahteraan, hukum dan advokasi, teknologi digital dan media siber, humas, serta kesekretariatan.
Ketua AMKI Bali, Dwikora Putra, menegaskan komitmennya untuk menjadikan AMKI Bali sebagai wadah kolaborasi media lintas platform, cetak, elektronik, daring, dan multimedia, dalam menghadapi disrupsi teknologi, dinamika regulasi pers, dan percepatan digitalisasi industri media.
> “AMKI Bali akan mendorong penguatan kapasitas SDM media, membangun kemitraan strategis dengan pemerintah dan sektor swasta, serta memperjuangkan iklim usaha media yang sehat dan berkelanjutan di Bali,” ujar Pemimpin Redaksi Harian Warta Bali tersebut di Denpasar, Jumat (20/2).
Mantan Ketua PWI Bali periode 2014–2019 dan 2019–2024 itu berharap kehadiran AMKI Bali mampu memperkuat solidaritas antar pelaku industri media di daerah, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional melalui penyajian informasi yang berkualitas, kredibel, dan bertanggung jawab.
Selaras dengan arah kebijakan AMKI Pusat, program kerja AMKI Bali selama lima tahun ke depan akan difokuskan pada lima prioritas utama, yakni: penguatan organisasi dan keanggotaan media lintas platform; pelatihan digitalisasi dan peningkatan kompetensi insan pers; advokasi kebijakan yang berpihak pada kebebasan pers dan keberlanjutan industri media; pengembangan kemitraan strategis dengan pemerintah, TNI–Polri, dan sektor swasta; serta peningkatan literasi media guna menciptakan ekosistem informasi yang sehat.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, AMKI Bali optimistis dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan industri media yang adaptif, inovatif, dan berintegritas di era konvergensi digital. (red)*