“Tema Satu Kemenag, Berjuta Cerita Baik bukan sekadar slogan. Ini identitas kita sebagai kementerian yang bekerja dengan nilai, empati, dan tanggung jawab moral,” ujarnya.
Sekjen: "Komunikasi publik kini bagian dari program inti"
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menyebut 2025 sebagai tahun pertama implementasi Asta Cita, yang berkaitan erat dengan kerja humas.
“Komunikasi publik bukan lagi pelengkap program, tetapi bagian dari implementasi program itu sendiri. Keberhasilan kebijakan bergantung pada seberapa jernih dipahami masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sepanjang 2025, eksposur publik terhadap isu-isu Kemenag sangat tinggi. Penguatan humas diwujudkan melalui jejaring 1.248 pranata humas aktif di seluruh Indonesia.
Daftar Lengkap Penerima Humas Award 2025
Penghargaan tahun ini mencakup 10 kategori, mulai dari media sosial terbaik, website terbaik, inovasi komunikasi, hingga penghargaan khusus bagi jurnalis serta media komunitas.
Berikut sejumlah pemenang dalam kategori jurnalis Penguatan Literasi Pendidikan Agama dan Kehidupan Beragama:
1. Andika Wahyu (Antara Foto)
2. Haris Fadhil (Detik.com)
3. Rini Haerani (RRI)
4. Gigih Irvan Wahyudi (MNC TV)
5. Melvia Meifitri (Kompas TV)
6. Nana Maulana (Rakyat Merdeka)
7. Ismail Lutan (Parahyanganpost.com)
8. Ahmad Fahmi (Times Indonesia)
9. Fatimah Maria Bona (Beritasatu)
10. Nasuha (Indopos.co)
11. Rini Suryati (Kedaulatan Rakyat)
12. Yosef Iskandar Agung (TVRI)
Selain itu, beberapa lembaga seperti NU Online, TV Muhammadiyah, dan MUI Digital memperoleh penghargaan kategori Media Komunitas.
Penganugerahan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Kemenag dan insan pers dalam menghadirkan informasi publik yang kredibel dan mencerahkan.(*/hel)
Komentar