Beranda
Seputar Publik / Berita

Semarak Akhir Ramadan, Masjid Haspannida Palas Gelar Khataman Al-Qur’an dan Santuni Anak Yatim

Ratusan jamaah dan tokoh masyarakat hadir dalam khataman Al-Qur’an di Barumun, Padang Lawas, sebagai wujud syiar Islam, silaturahmi, dan kepedulian sosial di penghujung Ramadan 1447 H
Masjid Haspannida di Padang Lawas menggelar khataman Al-Qur’an dan santunan anak yatim di penghujung Ramadan 1447 H sebagai wujud syiar Islam, kepedulian sosial, dan penguatan kebersamaan masyarakat. Masjid Haspannida di Padang Lawas menggelar khataman Al-Qur’an dan santunan anak yatim di penghujung Ramadan 1447 H sebagai wujud syiar Islam, kepedulian sosial, dan penguatan kebersamaan masyarakat.

Seputarpublik.com, PALAS – Mengisi hari-hari terakhir bulan suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan positif, Masjid Haspannida yang berlokasi di Jalan Surapati, Lingkungan III, Banjar Raja, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), menggelar khataman Al-Qur’an sekaligus santunan anak yatim piatu, Selasa malam (17/03/2026) pukul 21.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi keagamaan yang dianjurkan dalam Islam. Khataman Al-Qur’an di bulan Ramadan, meskipun tidak wajib, merupakan amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan memiliki nilai keutamaan tinggi.

Dihadiri Tokoh Masyarakat dan Warga Sekitar


Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga besar pendiri Masjid Haspannida, Kepala Lingkungan III Ilham Syukri Al Rasyid Siregar, tokoh alim ulama, tokoh adat, pengurus PNNB Lingkungan III, para orang tua peserta tadarus, anak yatim penerima santunan, serta masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan nama-nama almarhum dan almarhumah oleh Guru Martua Nasution, kemudian dilanjutkan dengan prosesi khataman Al-Qur’an yang juga dipandu olehnya.

Prosesi Khataman Berjalan Khusyuk

Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti prosesi dengan penuh kekhusyukan. Bacaan yang diselesaikan dalam khataman ini meliputi surat Ad-Duha hingga An-Nas, yang kemudian ditutup dengan doa khataman.

Selain itu, turut diamalkan pembacaan Surah Al-Fatihah serta ayat-ayat awal Surah Al-Baqarah sebagai bagian dari tradisi khataman. Doa-doa yang dipanjatkan mencerminkan harapan akan keberkahan, ampunan, serta kebaikan dunia dan akhirat.

Pesan untuk Menjaga Semangat Al-Qur’an

Perwakilan keluarga almarhum pendiri masjid, Idhami Pulungan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap semangat membaca Al-Qur’an tidak hanya berhenti di bulan Ramadan, tetapi terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat berbahagia dengan terlaksananya kegiatan khataman Al-Qur’an ini. Semoga semangat ini tetap terjaga, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan berikutnya,” ujarnya.

Wujud Syukur dan Kebersamaan

Sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ditutup dengan makan bersama seluruh jamaah yang hadir. Momentum ini sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di berbagai masjid di wilayah tersebut sebagai bagian dari semarak Ramadan yang penuh keberkahan.(andi)*