Ironisnya ke depan jika polemik ini tidak segera di selesaikan maka ratusan IKM / UMKM mengancam akan menarik produk – produk mereka dan tidak mau lagi bekerjasama dengan NTB Mall. Jika ini terjadi maka Provinsi Nusa Tenggara Barat akan kehilangan momen untuk menampilkan produk produk dari IKM unggulan yang sudah go nasional bahkan ada yang sudah go Internasional.
Beberapa IKM yang mewakili dari ratusan IKM dan UMKM yang kecewa dengan pengelolaan NTB Mall angkat bicara, seperti pemilik Dapur Aisyah di Mataram yang mengeluh tentang produk Kuliner Legend ciptaannya yaitu Ayam Taliwang Cookis yang dengan susah payah membuatnya, sebulan yang lalu diminta oleh UPTD Disdag Provinsi untuk di masukkan dan di display ke NTB Mall, namun yang sangat mengecewakan bahwa munculnya produk yang sama dari kompetitor lain yang di sinyalir dari binaanya sang direktur dimasukkan untuk menggeser prodak dari IKM Dapur Aisyah tersebut. Alhasil dari kejadian itu ribuan produk di order namun dari produk Dapur Aisyah tidak satupun yang di pasarkan.
Komentar