Beranda
Seputar Publik / Berita

SMP Negeri 2 Sambas Ukir Rekor MURI, Masuk 10 Besar Puisi Etnik Pelajar ASEAN

16 Karya Siswa Dibukukan dalam Antologi Puisi Etnik Nusantara, Harumkan Sambas di Level Regional
Siswa dan guru SMP Negeri 2 Sambas saat menerima penghargaan MURI atas capaian masuk 10 besar Puisi Etnik Pelajar ASEAN, membuktikan literasi pelajar daerah mampu bersaing di tingkat regional, Selasa, (14/1/2026). Siswa dan guru SMP Negeri 2 Sambas saat menerima penghargaan MURI atas capaian masuk 10 besar Puisi Etnik Pelajar ASEAN, membuktikan literasi pelajar daerah mampu bersaing di tingkat regional, Selasa, (14/1/2026).

Seputarpublik.com, SAMBAS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Sambas. SMP Negeri 2 Sambas berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan menempati peringkat 8 atau masuk 10 besar dalam ajang Puisi Etnik Pelajar Nusantara tingkat ASEAN, yang diselenggarakan oleh Perruas (Perkumpulan Rumah Seni Asnur) pada Desember 2025.

Penghargaan ini diraih melalui partisipasi 16 siswa SMP Negeri 2 Sambas dalam program pelatihan dan penulisan Puisi Etnik Nusantara Pelajar ASEAN. Para siswa mengikuti rangkaian pelatihan intensif dan bimbingan menulis sejak Maret hingga Agustus 2025, di bawah pendampingan guru Bahasa Indonesia, Riski Puspita Sari, yang juga tercatat sebagai Penulis Puisi Etnik Nusantara 2025.


Awalnya, sebanyak 18 siswa mengikuti program tersebut. Namun, setelah melalui proses kurasi ketat, 16 karya puisi dinyatakan lolos dan dibukukan dalam Antologi Puisi Etnik Nusantara Pelajar ASEAN. Secara keseluruhan, jumlah peserta yang lolos kurasi mencapai lebih dari 1.500 pelajar dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara ASEAN, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam, mulai dari jenjang SD hingga SMA.

Sebagai bentuk apresiasi, pada Oktober 2025, panitia Perruas mengundang guru pembimbing dari SMP Negeri 2 Sambas untuk menghadiri Festival Puisi Etnik Nusantara sekaligus peluncuran buku Antologi Puisi Etnik Nusantara dan Antologi Puisi Etnik Nusantara Pelajar ASEAN, yang secara resmi tercatat dalam rekor MURI. Kegiatan tersebut berlangsung di Provinsi Jambi pada 20–21 Desember 2025.

Kepala SMP Negeri 2 Sambas, Urai Sumadi, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa dan guru, sementara dirinya berperan sebagai fasilitator dan motivator.

 “Tugas saya hanya memfasilitasi dan memotivasi. Alhamdulillah, meskipun rata-rata baru berusia sekitar 14 tahun, siswa kami sudah mampu menghasilkan karya berupa buku yang memiliki ISBN,” ujar Urai Sumadi.

Ia menambahkan, pada tahun sebelumnya SMP Negeri 2 Sambas juga telah berhasil menerbitkan buku antologi karya siswa. Prestasi berkelanjutan ini menjadi bukti bahwa literasi dan kreativitas pelajar daerah mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional apabila diberikan ruang, pendampingan, dan kepercayaan.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus menumbuhkan budaya literasi dan mengembangkan potensi siswa sejak usia dini. [Red]