Seputar Publik / Berita

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Serahkan 13 Sertipikat Tanah Wakaf di Banten, Dorong Percepatan Sertipikasi Aset Umat

Kolaborasi BPN, Kementerian Agama, dan organisasi keagamaan digencarkan untuk percepatan legalisasi tanah wakaf dan rumah ibadah di Provinsi Banten
Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala BPN Banten Harison Mocodompis, saat menyerahkan 13 sertipikat tanah wakaf di Banten sebagai bagian dari percepatan sertipikasi aset umat. Program ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, termasuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Agama, dan organisasi keagamaan guna memperkuat kepastian hukum tanah wakaf dan rumah ibadah di Indonesia. Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala BPN Banten Harison Mocodompis, saat menyerahkan 13 sertipikat tanah wakaf di Banten sebagai bagian dari percepatan sertipikasi aset umat. Program ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, termasuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Agama, dan organisasi keagamaan guna memperkuat kepastian hukum tanah wakaf dan rumah ibadah di Indonesia.

Seputarpublik.com, SERANG – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan 13 sertipikat tanah wakaf untuk rumah ibadah dan lembaga pendidikan keagamaan di Provinsi Banten, Jumat (20/02/2025). Penyerahan berlangsung di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten sebagai bagian dari komitmen pemerintah mempercepat sertipikasi tanah wakaf guna memberikan kepastian hukum atas aset umat.

Dalam kesempatan tersebut, Nusron Wahid menegaskan bahwa tanah wakaf merupakan aset umat yang harus dilindungi negara melalui legalisasi yang jelas dan terdata. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mempercepat proses sertipikasi tanah wakaf secara kolaboratif.

> “Wakaf ini milik umat Islam, yaitu pelepasan hak individu kepada publik dan umat. Karena itu, negara hadir memastikan tanah wakaf memiliki kepastian hukum melalui sertipikasi. Saya minta ini dikeroyok bersama,” ujarnya.

Tulis Komentar

Komentar