Beberapa peluang tambahan berhasil diciptakan, tetapi belum menghasilkan gol kedua. Hingga babak pertama berakhir, Indonesia tetap memimpin 1-0.
Ole Romeny Gandakan Keunggulan
Memasuki babak kedua, Indonesia tetap berusaha mempertahankan tekanan. Singapura mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyeimbang.
Indonesia kemudian mendapatkan peluang melalui titik penalti pada menit ke-74.
Ole Romeny yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakannya berhasil menggetarkan gawang Singapura dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Gol tersebut sekaligus menjadi gol Ole Romeny dalam laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertahanan Indonesia Pertahankan Keunggulan
Memasuki menit-menit akhir pertandingan, Singapura berusaha memperkecil ketertinggalan. Namun, Indonesia mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Singapura juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Safuwan Baharudin mendapat kartu merah pada babak kedua menyusul tinjauan VAR.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Modal Awal Garuda di Grup A
Kemenangan atas Singapura menjadi modal awal Timnas Indonesia dalam persaingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia berada satu grup dengan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Ajang tersebut berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026, dengan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.
Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny menjadi dua nama yang mencatatkan diri di papan skor sekaligus membawa Garuda mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 di hadapan pendukungnya di SUGBK.
Hasil tersebut menjadi awal perjalanan Indonesia dalam upaya melanjutkan persaingan di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.(*/hel)
Komentar