Beranda
Seputar Publik / Berita

TMMD ke-130 di Lebak Dimulai, TNI Bangun Jalan 1,4 Km, Sumur Bor, dan Perbaiki Rumah Warga

Program TMMD 2026 di Desa Citorek Tengah berlangsung selama satu bulan, dengan sasaran pembangunan infrastruktur, penyediaan akses air bersih, perbaikan rumah tidak layak huni, serta penyuluhan untuk masyarakat.
TMMD ke-130 Tahun 2026 resmi dimulai di Desa Citorek Tengah, Kabupaten Lebak, Banten. TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat menyasar pembangunan jalan, sumur bor, perbaikan rumah warga, serta kegiatan penyuluhan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat desa. TMMD ke-130 Tahun 2026 resmi dimulai di Desa Citorek Tengah, Kabupaten Lebak, Banten. TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat menyasar pembangunan jalan, sumur bor, perbaikan rumah warga, serta kegiatan penyuluhan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat desa.

Seputarpublik.com || LEBAK BANTEN, — Desa Citorek Tengah, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi lokasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026. Program yang dijadwalkan berlangsung selama satu bulan ini menyasar pembangunan infrastruktur desa, mulai dari pengecoran jalan sepanjang 1,4 kilometer, pembangunan sumur bor, hingga perbaikan rumah tidak layak huni.

TMMD ke-130 resmi dibuka pada Selasa (13/10/2026), dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Dandim 0603/Lebak, serta sejumlah unsur terkait.

Pelaksanaan TMMD menjadi bentuk kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendorong pembangunan di wilayah pedesaan.

Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto mengatakan, program TMMD dirancang untuk mendukung pembangunan wilayah dengan melibatkan berbagai unsur.

“Pada prinsipnya, kita hadir untuk membangun negeri dari desa, sesuai dengan tema yang diusung,” ujar Daru.

Empat Sasaran Fisik TMMD ke-130 di Lebak

Dalam pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Citorek Tengah, terdapat sejumlah sasaran fisik yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

1. Pengecoran jalan sepanjang 1,4 kilometer

TNI menyasar pengecoran jalan sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar 3 meter. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, mendukung mobilitas warga, serta mempermudah aktivitas masyarakat setempat.

2. Pembangunan lima titik sumur bor

Sebanyak lima titik sumur bor direncanakan dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung akses air bersih bagi warga di wilayah sasaran program.

3. Perbaikan lima rumah tidak layak huni

Program TMMD juga mencakup perbaikan lima unit rumah tidak layak huni (rutilahu). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung kondisi tempat tinggal masyarakat agar lebih layak.

4. Pembangunan tembok penahan tanah

Selain pembangunan jalan dan perbaikan rumah, sasaran fisik TMMD mencakup pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sebagai infrastruktur pendukung di wilayah pelaksanaan program.

Seluruh sasaran fisik tersebut direncanakan untuk menunjang kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan di Desa Citorek Tengah.

TMMD Juga Gelar Penyuluhan untuk Masyarakat

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-130 turut mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, pendidikan, wawasan kebangsaan, serta sosialisasi bahaya narkoba.

Kegiatan nonfisik tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga pada penguatan pemahaman masyarakat mengenai berbagai persoalan sosial.

Daru berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Citorek Tengah.

“Mohon dukungan dan doa agar selama pengerjaan tidak ada hambatan, sehingga program TMMD ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Lebak, khususnya di Desa Citorek,” katanya.

Pemkab Lebak Tekankan Kolaborasi Pembangunan

Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, mengapresiasi pelaksanaan TMMD sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah.

Menurut Halson, pembangunan Kabupaten Lebak membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar pelaksanaannya dapat menjangkau wilayah pedesaan dan menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah daerah menyadari bahwa membangun Lebak tidak bisa dilakukan sendirian. Harus bersama-sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan TNI,” ujar Halson.

TMMD ke-130 di Desa Citorek Tengah dijadwalkan berlangsung selama satu bulan. Pemerintah daerah berharap sinergi antara TNI dan masyarakat dapat mendukung pelaksanaan pembangunan serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga.

Penyelesaian seluruh sasaran pembangunan sesuai rencana menjadi salah satu faktor penting agar manfaat program dapat dirasakan masyarakat secara langsung.

*(Penulis: AN)