Ketua Dewan Ekonomi Nasional Republik Indonesia, Luhut B. Pandjaitan, mengatakan Indonesia perlu membangun kapasitas nasional agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI.
“Salah satunya melalui pengembangan AI yang ditopang energi bersih serta pendidikan STEM,” tandas Luhut.
Pernyataan tersebut menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan dukungan infrastruktur dalam membangun kemampuan nasional di bidang AI.
Meutya Soroti Riset, Talenta, dan Infrastruktur
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa tingginya penggunaan AI di kalangan generasi muda Indonesia perlu diikuti dengan penguatan riset, talenta, infrastruktur, dan kebijakan.
“Penggunaan saja tidak otomatis menjadi kapasitas nasional,” ujar Meutya.
Menurutnya, Indonesia memiliki peluang untuk berkembang sebagai pencipta teknologi, bukan sekadar menjadi pasar bagi produk AI dari negara lain.
Pandangan tersebut menempatkan penguatan ekosistem AI nasional sebagai salah satu bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Komentar