Seputar Publik / Berita

Tokoh Dunia Bahas Dampak AI di Bali, Soroti Masa Depan Manusia di Tengah Pesatnya Teknologi

World Encounter Summit 2026 mempertemukan pemerintah, akademisi, pemuda, tokoh agama, pelaku teknologi, dan masyarakat sipil untuk membahas AI, kesenjangan teknologi, hingga masa depan kemanusiaan.
Para peserta World Encounter Summit 2026 mengikuti rangkaian dialog di United In Diversity (UID) Bali Campus, Kura Kura Bali, membahas dampak perkembangan kecerdasan buatan terhadap kehidupan manusia. Para peserta World Encounter Summit 2026 mengikuti rangkaian dialog di United In Diversity (UID) Bali Campus, Kura Kura Bali, membahas dampak perkembangan kecerdasan buatan terhadap kehidupan manusia.

Peserta dari berbagai negara dan lima benua membahas dampak AI terhadap sejumlah bidang kehidupan, termasuk pendidikan, masa depan dunia kerja, kesehatan mental generasi muda, demokrasi, serta hubungan sosial.

Kesenjangan AI Jadi Perhatian

Selain peluang yang ditawarkan perkembangan AI, forum juga menyoroti adanya kesenjangan dalam akses dan kapasitas teknologi.

Tidak semua negara memiliki tingkat akses yang sama terhadap data, daya komputasi, infrastruktur digital, talenta, maupun kapasitas untuk mengatur dan menentukan arah pengembangan teknologi AI.

Kondisi tersebut membuat pemerataan manfaat AI dipandang tidak hanya sebagai persoalan teknologi, tetapi juga berkaitan dengan aspek keadilan sosial, ekonomi, moral, dan lingkungan.

Pembahasan mengenai kesenjangan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong agar perkembangan AI dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan tidak meninggalkan kelompok atau negara yang memiliki keterbatasan akses terhadap teknologi.

Luhut: Indonesia Harus Bangun Kapasitas Sendiri

Tulis Komentar

Komentar