Seputar Publik / Berita

UKM Paskibra UNDHARI Bersama PPI dan DPPI Dharmasraya Cetak Pelatih Profesional Lewat TOT 2026, Perkuat Karakter dan Nasionalisme Generasi Muda

Sebanyak 95 peserta mengikuti Training of Trainers (TOT) PBB dan Paskibra di Universitas Dharmas Indonesia untuk meningkatkan kompetensi pelatih, memperkuat pembinaan karakter, serta mencetak generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan berjiwa kepemimpinan.
Peserta Training of Trainers (TOT) Pelatih dan Pembina PBB/Paskibra 2026 mengikuti pembekalan teori dan praktik di Kampus Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI), Dharmasraya, sebagai upaya mencetak pelatih profesional yang berkarakter, adaptif, dan berjiwa nasionalisme. Peserta Training of Trainers (TOT) Pelatih dan Pembina PBB/Paskibra 2026 mengikuti pembekalan teori dan praktik di Kampus Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI), Dharmasraya, sebagai upaya mencetak pelatih profesional yang berkarakter, adaptif, dan berjiwa nasionalisme.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Dharmasraya yang diwakili Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, Marlisna, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatih dan pembina memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembentukan karakter generasi muda.

> "Peran pelatih di sekolah sangat krusial. Tugasnya bukan sekadar melatih fisik dan gerakan baris-berbaris, melainkan juga menanamkan nilai-nilai Pancasila, membangun karakter, serta memperkuat ketahanan mental generasi muda di tengah derasnya tantangan era digital," tegas Marlisna.

Ketua Panitia, Jannafry Putra, menjelaskan bahwa TOT dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi kepelatihan yang terstandar sehingga mampu meningkatkan kualitas pembinaan PBB dan Paskibra di sekolah maupun kecamatan.

Materi yang diberikan meliputi Read, Lead, Inspire: Membangun Pelatih yang Literat dan Inspiratif, kepemimpinan, disiplin, pembentukan karakter, standarisasi dan dasar Peraturan Baris Berbaris berdasarkan Peraturan Panglima TNI Nomor 58 Tahun 2018, formasi pasukan 17, 8, dan 45, teknik membentang serta melipat Bendera Merah Putih, metode pembinaan, hingga praktik lapangan.

Tulis Komentar

Komentar