Ia mengatakan, Kandang Sapi Betawi Muda sangat fokus pada manajemen kesehatan dan kebersihan kandang demi memastikan seluruh hewan tetap sehat serta bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Semua hewan ternak di sini wajib mandi dua kali sehari. Pakannya juga harus berkualitas, termasuk suplemen dan vitamin yang diberikan,” jelasnya.
Tak heran, meski berada di tengah kota Jakarta, area kandang miliknya terlihat bersih, asri, dan tidak menimbulkan bau menyengat seperti kandang sapi pada umumnya. Deretan pohon bambu di sekitar kandang membuat suasana terasa lebih teduh dan nyaman.
Bang Latif mengungkapkan, usaha peternakan tersebut mulai dirintis bersama sang abang H.Rosidin, sejak 2016. Kini, kapasitas kandangnya mampu menampung hingga 250 ekor hewan ternak.
Beragam jenis sapi tersedia di tempat itu, mulai dari sapi limosin, simental, bali, madura, peranakan ongole (PO), hingga sapi metal. Selain sapi, peternakan tersebut juga menyediakan kambing dan kerbau untuk kebutuhan kurban.
“Saat ini Kandang Sapi Betawi Muda kerap menjadi rujukan warga untuk membeli ternak, terutama menjelang Idul Adha. Ratusan sapi selalu tersedia, bahkan ada yang bobotnya mencapai satu ton,” ungkapnya.
Menurut Bang Latif, bisnis peternakan memang membutuhkan modal besar karena biaya pembelian bibit, pembangunan kandang, hingga perawatan hewan cukup tinggi. Namun, kerja keras dan konsistensi dalam menjaga kualitas membuat usahanya terus berkembang.
Ia menyebut, bisnis peternakan yang dijalankannya kini mampu menghasilkan omzet hingga miliaran rupiah, terutama pada momentum menjelang Hari Raya Kurban. Untuk menjaga kepercayaan konsumen, seluruh hewan ternak yang dijual juga telah dilengkapi surat kesehatan resmi dari dinas terkait Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Kami menyediakan surat kesehatan karena konsumen sekarang semakin cemas soal penyakit ternak. Tapi di sini semua sapi sudah mengantongi surat kesehatan dari dinas terkait,” tegas Bang Latif.
Komitmen menjaga kualitas hewan ternak itulah yang membuat Kandang Sapi Betawi Muda terus menjadi pilihan masyarakat Jakarta dalam mencari hewan kurban yang sehat, bersih, dan aman menjelang Idul Adha.(hel)*
Komentar